Sunday, 18 November 2012

tika Rasulullah pergi...

tengah hari itu
gugur butiran air mata di wajahmu
hibanya hati melepaskan Rasul pergi
bukan tidak reda
tapi itulah hati seorang isteri
pasti ada rasa cinta !
pada akrab sekian lama yang terpisah
bagai isi dan kuku...
tapi hakikatnya kita semua hamba
yang terpaksa akur dengan takdirNYA
jalan mujahadah menggamit kelansungan budi
setia seorang isteri tanpa teman menabur jasa
makam itu cuma semadi jasad...
tapi dian batinya terus menyala
pada sebuah amanat di sisi isterinya...



wahai srikandi cinta Rasul yang masih hiba
duhai srikandi budi yang masih lara
sepuhlah air mata di usia muda
melangkah semula dengan kukuh
kerana jalan ini masih jauh
yang wafat cuma jasad
bukan niat dan semangat !
citra ini mengimbau sejarah 'si merah'
-Ummahatul Mukminin Siti Aisyah
di usia remaja menjadi isteri Rasulullah
teman Rasul ketika berjuang membela umat
teman Rasul ketika di amuk sakarat
di ribaanyalah baginda wafat
sepeninggalan Rasul...
dialah gedung ilmu yang mendidik tanpa jemu
dialah gunung budi yang berbakti tanpa henti
dia hanya kehilangan suami
tapi bukan kehilangan misi !
sesekali ketika rawan diusik kenangan...
berteduh di sejuk wudu' menawar gundah
istirahat hati pada satu hakikat...
cintaku hanya sedebu cintaNYA
relakanlah dia pergi...
menemui Allah cinta hakiki...



No comments:

Post a Comment